oleh

BKKBN Sulbar Konsolidasikan Program KKBPK 2020

MAMUJU – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulbar menggelar rapat koordinasi program KKBPK bersama dengan kepala OPD KB Kabupaten se-Sulbar di Aula Kantor BKKBN Sulbar, Selasa 28 Januari 2020.

Tujuannya, sebagai forum konsolidasi dalam menyongsong pelaksanaan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Tahun 2020 terkait dengan perencanaan kegiatan dan hal strategis yang akan dilakukan dalam mencapai target 2020.

Kepala BKKBN Sulbar mengatakan, rapat ini sangat penting dilakukan untuk mengevaluasi kelemahan dan kekurangan program KKBPK pada tahun 2019. Setelah ditemukan permasalahannya, akan di rumuskan jalan keluarnya, sehingga tidak mengalami kendala yang sama pada tahun 2020. Olehnya, kegiatan ini di laksanakan pada awal tahun sebelum program KKBPK berjalan.

“Kita harus membangun komitmen antara provinsi dan kabupaten terkait pelaksanaan dan perbaikan program KKBPK 2020 untuk mempermudah kita mencapai target yang diberikan. Disini kita juga akan membahas terkait permasalahan yang kita hadapi selama tahun 2019 dan langkah apa yang akan diambil tahun 2020,” ujarnya.

Rita menambahkan, salahsatu yang akan di diskusikan dan dicarikan jalan keluarnya adalah terkait keterlambatan data. Dalam menentukan pemetaan tentu data yang akurat dan terbaru yang akan dijadikan acuan. Namun hingga saat ini, masih ada OPD KB Kabupaten yang belum memasukkan datanya seratus persen. Sehingga, ini akan menyulitkan kita untuk melakukan pemetaan dan mengintervensi permasalahan program KKBPK.

Selain itu, permasalahan yang harus dicarikan solusinya tahun 2020 adalah pendataan secara keseluruhan terkait kependudukan yang pada tahun 2019 hanya dilakukan sampel. Ini juga akan menjadi permasalahan kedepan yang harus diatasi.

“Saya mohon kepala OPD KB Kabupaten agar menyampaikan apa permasalahan yang menghambat program KKBPK selama ini. Disini kita satukan persepsi terkait apa yang harus dimatangkan untuk perbaikan Sulbar kedepan,” ujarnya. (ian/rs)

Komentar

News Feed