oleh

Berusaha Kabur saat Diperiksa, Pelaku Pembobol Rumah di Hadiahi Timah Panas

MAMUJU – Pelaku tindak pidana pencurian, Arman (24), yang kerap melancarkan aksinya dari rumah ke rumah, akhirnya diringkus Satreskrim Polresta Mamuju.

Pelaku merupakan warga Mamuju yang beralamat di Jl Soekarno Hatta, Mamuju. Ia seorang residivis dan tercatat telah melakukan pencurian di lebih 14 rumah dengan menyasar sepeda motor, barang elektronik dan harta benda lainnya.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar mengatakan, pelaku ditangkap sesaat kedapatan melakukan pencurian di salah satu rumah warga di Jl Urip Sumoharjo, Kelurahan Karema, pada Sabtu (14/8/2021) sore.

“Waktu itu pelaku mau mencuri uang di ruang tamu. Saat pemilik rumah masuk kamar, tidak lama kemudian pelaku membuka salah satu lemari di ruang tamu dan mengambil uang dalam lemari dan HP yang ia lihat di ruang tamu, namun saat hendak lari, pelaku ketahuan dan ditangkap warga,” kata Kombes Pol Iskandar, di Mapolresta Mamuju, Rabu 18 Agustus.

Pelaku pun, kata Kombes Pol Iskandar, saat itu sempat diamuk massa sebelum dibawa ke Mapolresta Mamuju untuk diinterogasi. Hasil interogasi pelaku mengakui jika sudah melakukan aksi pencurian lebih dari sekali. Polisi pun mengembangkan dan mencari barang bukti lain dengan membawa pelaku.

“Saat mencari barang bukti lain, pelaku mengamuk melarikan diri dengan menendang pintu belakang mobil dan melarikan diri. Polisi melakukan pengejaran sambil mengeluarkan tembakan peringatan dua kali sampai pada polisi melumpuhkan pelaku dengan menembak betis kanan pelaku lalu dibawa ke RS Bhayangkara,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu menyebutkan, beberapa barang bukti yang berhasil diamankan adalah dua unit sepeda motor, sejumlah uang tunai, jam tangan, laptop, HP, perhiasan emas, kartu ATM dan beberapa pakaian.

“Barang bukti tersebut dijual untuk keperluan sehari-hari. Pelaku tidak bekerja. Pelaku residivis pencurian dan selesai menjalani hukumannya pada Juni 2020. Polisi masih melakukan pengembangan,” ujarnya.

AKP Penda mengaku, pelaku dikenakan Pasal 363 dengan hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun. (ajs)

Komentar

News Feed