oleh

Berduka, JK 460 KM Terpaksa Diundur

MAMUJU–Pelaksanaan Jelajah Kemerdekaan 460 Kilometer (JK 460 KM) Komunitas Manakarra Sepeda Lipat (Marsel), yang sedianya dimulai, Kamis 19 Agustus, terpaksa harus ditunda. Penundaan JK 460 KM lantaran salah satu anggota Marsel meninggal dunia, sehari sebelum pelaksanaan. Seluruh anggota Marsel pun sepakat meminta JK 460 KM diundur, sebagai bentuk duka cita yang mendalam dari seluruh peserta.

Hal tersebut disampaikan, Ketua Penyelenggara JK 460 KM, Mustafa Kufung, saat ditemui di salah satu Warkop di Mamuju, Rabu 18 Agustus. “Ada anggota kita di Marsel meninggal tadi malam (Kemarin, red). Sebagai anggota komunitas, kita sangat berduka. Kita menghormati keluarga almarhum yang ditinggalkan. Sehingga teman sepakat menunda pelaksanaan JK 460 KM,” kata Mustafa.

Menurutnya, penundaan pelaksanaan dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan. Menunggu kondisi dan persiapan peserta JK 460KM kembali membaik. “Ketika mendengar salah satu anggota Marsel meninggal, beberapa teman shock mendengar kabar itu. Sehingga banyak teman minta JK 460 KM diundur,” sebutnya.

Di lain sisi, beberapa kabupaten yang bakal dilalui peserta JK460KM hingga mencapai garis finish di Makassar, masih zona merah. “Parepare dan Makassar masih zona merah. Awalnya kita memprediksi setelah PPKM kedua tidak ada lagi lanjutan. Ternyata berlanjut hingga 23 Agustus. Tapi Insya Allah kegiatan ini tetap berlanjut, namanya tetap JK 460 KM. Kita menunggu situasi dan kondisi saja,” sebutnya.

Mustafa menambahkan, pihaknya juga telah membatalkan tempat penginapan selama dalam perjalanan. Termasuk telah melakukan koordinasi dengan peserta dari daerah lain. “Terima kasih kepada peserta juga karena telah mengerti situasi ini,” ungkap Mustafa.

Pembina Marsel, Muhammad Rahmat Sanusi menuturkan, komunitas Marsel masih berduka sepeninggalan salah satu anggota terbaiknya. “Kita menghargai teman kita. Apalagi, Makassar masih dalam zona merah. Kami malu kalau sampai di sana disuruh balik. Baiknya memang ditunda, tapi tidak mengubah semangat JK460KM,” ujarnya.

Ketua Marsel, Erwin Arizona mengaku, telah menyampaikan penundaan tersebut ke peserta lain yang berasal dari luar Mamuju. Baik dari Makassar, Polman dan di Tinambung. “Peserta dari luar itu sebenarnya sudah menuju Mamuju, tapi saat mereka sampai di Pinrang, kami infokan kalau pelaksanaan terpaksa ditunda, mereka mengerti dan balik lagi ke Makassar,” tandasnya (ajs)

Komentar

News Feed