oleh

Bapemperda Mamuju Rencanakan Ranperda Inisiatif

MAMUJU – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Mamuju, berencana mendorong Ranperda inisiatif terkait petani dan nelayan.

Petani seringkali mengeluh soal gagal panen dan kelangkaan pupuk. Demikian halnya nelayan, kerap mengeluh pada masa-masa sulit, ketika musim memasuki cuaca ekstrim.

Bapemperda Mamuju Rencanakan Ranperda Inisiatif

“Ini akan menjadi salah satu prioritas dalam Propemperda (Program Pembentukan Peraturan Daerah, red) tahun 2021,” kata Ketua Bapemperda DPRD Mamuju, Mervie Parasan, Minggu 27 Desember.

Walau butuh proses panjang dan mekanisme teknis yang rumit. Namun Mervie yakin, Ranperda inisiatif tersebut bakal tercapai dengan mengandalkan semangat para legislator. “Ini baru diusulkan. Nanti, akan dibuat SK dan dibahas dirapat berikutnya,” papar manta anggota DPRD Sulbar itu.

Anggota Bapemperda DPRD Mamuju lainnya, Asdar juga mendukung rencana tersebut. Menurutnya, jika Ranperda tersebut bisa disahkan menjadi Perda, maka akan menjadi salah satu stimulus untuk menangani problem nelayan dan petani.

“Jika Perda ini terbit, bisa saja ada subsidi pemerintah, seperti mengganti kerugian petani saat gagal panen demikian juga nelayan,” papar Asdar.

Wakil Ketua I DPRD Mamuju, Syamsuddin Hatta menambahkan, pemerintah berkewajiban menjamin kelangsungan hidup warganya. Dengan demikian Ranperda inisiatif tersebut bisa menjadi salah satu alternatifnya.

“Nanti pemerintah akan meramu kebijakan dalam regulasi. Salah satunya, memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi walau gagal panen. Ini bisa menjadi salah satu solusi atas persoalan yang dialami petani warga (petani dan nelayan, red),” pungkas Syamsuddin. (rez/jsm)

Komentar

News Feed