oleh

Bantuan UKM-IKM Akhirnya Cair

-Polman-1.833 views

POLEWALI – Setelah lima bulan dilaunching, bantuan modal bagi usaha kecil menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) akhirnya cair. Bantuan tersebut bersumber dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mulai dicairkan oleh masyarakat penerima bantuan, Senin, 12 Oktober.

Ratusan masyarakat penerima bantuan UKM dan IKM mulai memadati Kantor BRI Cabang Polewali dan Kantor Dinas Perindustrian Koperasi (Disperindagkop) UKM Polman.

Sekertaris Disperindagkop UKM Polman Andi Chandra Sigit mengatakan bantuan ini mulai dicairkan setelah lima bulan lalu diserahkan secara simbolis di Sport Center Polewali oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar.

Warga mulai ramai ke bank dan Disperindagkop karena ada data yang perlu diverifikasi ulang sebelum ke bank.

“Penerima yang sedikit ada masalah seperti nama dan nomor telepon yang sama. Sehingga kita buatkan surat keterangan yang kemudian dibawa untuk diperlihatkan ke pihak perbankkan,” jelas Andi Chandra Sigit.

Ada juga yang langsung ke bank pencairan karena datanya sudah tidak ada masalah dan mereka sudah punya sms banking dari bank.

Ia juga menyampaikan masih banyak masyarakat yang datang ke Disperindagkop untuk menyetorkan data permohonan bantuan. “Masih banyak sekali yang datang menyetorkan datanya bisa sampai seratusan berkas permohonan yang masuk setiap hari,” jelas Andi Chandra.

Lebih jauh, mereka yang baru datang memasukkan permohonannya adalah mereka yang awalnya tidak percaya. Namun setelah benar-benar melihat ada yang bantuannya cair barulah mereka juga kasak kusuk mengurus.

Sementara itu, dari data yang ditemukan dilapangan, ada penerima yang belum bisa mencairkan bantuan yang diterimanya. Padahal warga tersebut sudah menerima pesan dari BRI sejak tanggal 25 September lalu.

Kemudian ada juga penerima bantuan yang mengatakan, bantuan senilai Rp2,4 juta yang diterima tidak dapat dicairkan seratus persen karena harus tinggal di rekening seratus ribu rupiah.

Namun hal tersebut dibantah oleh Kepala Cabang BRI Polewali Edi Legowo yang dikonfirmasi via telpon. Edi Legowo menampik jika hal seperti tidak ada. “Tidak pernah ada arahan seperti itu, mungkin sebagian ditabung dan kalau mau ditarik semua dipersilahkan,” jelasnya.

Terpisah, salah satu penerima bantuan Samian dari Dusun Cappego Desa Indu Makkombong menyampaikan banyak terima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu usaha percetakan batu bata merah miliknya agar bisa tetap bertahan di tengah pandemik ini.

“Kami sangat terbantu sekali dengan adanya bantuan yang diberikan oleh pemerintah apalagi harga batu bata itu turun lagi sekarang dari harga Rp400 rupiah turun menjadi Rp350,” tuturnya. (arf/mkb)

Komentar

News Feed