oleh

Bantuan Stimulus Perbaikan Rumah Segera Disalurkan

MAJENE – Bantuan stimulus perbaikan rumah yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Majene segera dicairkan. Sebelum pencairan bantuan ini, salah satu mekanismenya merekrut tenaga pendamping yang bertugas untuk melakukan pendampingan ke masyarakat yang mendapatkan bantuan stimulan tersebut.

Pemkab Majene telah membentuk tim pendamping sesuai dengan juknis yang dikeluarkan pemerintah pusat. Dimana dari total 3.463 rumah yang mendapatkan bantuan stimulus akan ditangani enam orang koordinator, 10 orang tenaga pendamping tekhnis dan 30 orang tenaga pendamping administrasi.

Sebelum bertugas, para pendamping ini mengikuti pelatihan dan pembekalan di Hotel Grand Aulia Majene beberapa waktu lalu.

Menurut Kadis Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Majene Lies Hirawati pemilihan tenaga tekhnis dan tenaga administrasi berdasarkan latar belakang pendidikan sekurang kurangnya diploma III ( D3 ) dan telah melalui seleksi administrasi tertulis dan wawancara.

Ia juga menjelaskan untuk tahap pertama akan dilaksanakan dengan klasifikasi tingkat kerusakan. di Kecamatan Malunda, rumah dengan kategori rusak berat sebanyak 229 unit, rusak sedang 1.014 unit, rusak ringan 1.127 unit sehingga total 2.370 rumah. Sementara di Kecamatan Ulumanda, kategori rusak berat 299 unit, rusak sedang 244 unit dan rusak ringan 559 unit sehingga total 1.093 rumah.

Wakil Bupati Majene Arismunandar saat membuka kegiatan tersebut berharap agar para tenaga pendamping atau fasilitator dapat mengabdi secara professional dan bertanggungjawab dalam mengemban tugasnya sesuai dengan pentunjuk teknis agar kegiatan bantuan stimulan perbaikan rumah terdampak gempa tepat sasaran, tepat guna dan sesuai prosedur.

Lanjut Bupati, keberadaan para tenaga pendamping sangat penting pasalnya masih ada masyarakat yang belum paham kemudian terjadi permasalahan di lapangan. Misalnya adanya keinginan dan kemauan masyarakat penerima bantuan namun tidak sesuai juknis.

“Untuk itu para tenaga lapangan yang bertugas harus mengusai juknis dan tetap berkoordinasi dengan unsur kecamatan, kades, lurah, Babinsa, Babinkantibmas dan tokoh masyarakat demi kelancaran pelaksanaan kegiatan,” terangnya. (rur/mkb)

Komentar

News Feed