oleh

Bantuan Ditarget Hingga Mei

MAMUJU – Palang Merah Indonesia (PMI) masih terus menyalurkan bantuan bagi penyintas bencana gempa bumi, di lokasi terdampak.

Beberapa titik di Mamuju kota telah disasar. Penyaluran bantuan selanjutnya menyasar Desa Taan Kecamatan Tapalang dengan 313 paket family kit, dua paket baby kit dan terpal lima lembar.

Bantuan Ditarget Hingga Mei

Sementara di Lingkungan Simbuang, Kelurahan Simboro, yakni 39 paket Family Kit, dua paket Baby Kit dan lima lembar terpal.

Kepala Markas PMI Sulbar, Lukman mengatakan, bantuan tersebut disalurkan berdasarkan apa yang menjadi kebutuhan pengungsi saat pendataan dilakukan.

“Penyintas yang mendapatkan bantuan berupa Family Kit dikhususkan untuk mereka yang rumahnya rusak berat dan untuk rusak sedang dan ringan berupa Hygiene Kit. Sedangkan Baby Kit untuk bayi yang masih ada di posko pengungsian,” kata Lukman, Rabu 10 Februari.

Menurut Lukman, penyaluran bantuan ke lokasi terisolir diserahkan kepada masing-masing kepala dusun. Pihak dusun yang bakal menjemput bantuan tersebut di kantor desa.

“Bantuan akan terus kami salurkan dan ditargetkan distribusi terlaksana hingga Mei 2021. Meskipun masa tanggap darurat sudah berakhir, namun PMI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan bantuan kepada para korban bencana yang tinggal sementara di pengungsian,” sebutnya.

Kasubdiv Pengembangan Kapasitas PMI Pusat, Achmad Djaelani menyebutkan, pelayanan dan distribusi bantuan terus dilakukan ke berbagai titik lokasi terdampak khususnya lokasi-lokasi yang saat ini menjadi pusat pengungsian warga.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan berbagai assessment atau pendataan terhadap warga untuk mengetahui kondisi serta apa saja yang dibutuhkan penyintas.

“Dari hasil assessment diketahui mayoritas warga masih trauma dan membutuhkan berbagai bantuan, apalagi di pengungsian banyak anak kecil, bayi, balita, lansia dan kelompok rawan lainnya yang membutuhkan bantuan khusus,” tuturnya.

Kades Taan, Rahmat Kasim menguraikan, sesuai pendataan yang dilakukan pihak PMI di Desa Taan ada 313 KK yang rumahnya rusak berat dan masing-masing dari mereka mendapatkan satu paket Family Kit.

“Kami sangat merasa terbantu dengan adanya bantuan dari PMI ini, karena seperti diketahui dampak dari gempa, merusak rumah dan perabotan rumah tangga,” pungkasnya (m2/jsm)

Komentar

News Feed