oleh

Bamsoet Pantau Simulasi Vaksinasi COVID-19 di Makassar

MAKASSAR–Simulasi vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Makkasau Makassar, Sulawesi Selatan, mendapat pantauan langsung Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) didampingi anggota Komisi X DPR RI Robert Kardinal, dan Gubernur Sulsel, Prof H Nurdin Abdullah, Sabtu 19 Desember, lalu.

Nurdin Abdullah melaporkan, kasus COVID-19 di Sulsel, 80 persen dengan status OTG. Ia berharap bahwa kasus bisa dikendalikan dengan baik. Apalagi, menjelang natal dan tahun baru (Nataru).

”Yang menjadi konsen kita adalah menghadapi Nataru. Jadi kemarin kita juga sudah rakor, memutuskan natal kita harapkan bisa dilakukan dengan terbatas, selebihnya virtual dan perayaan tahun baru ditiadakan,” jelas Nurdin

Nurdin juga menyampaikan, pihaknya juga sedang fokus pada penanganan bencana. Karena Sulsel sendiri menjadi langganan bencana, seperti tanah longsor dan bajir.

”Kami baru saja apel siaga kesiapsiagaan menghadapi bencana ini. Dan kita harap Sulsel mendapat perlindungan dari Allah SWT. Tentu kami juga mohon, arahan, bimbingan dan support dalam rangka menghadapi masa sulit ini, bukan hanga menghadapi pandemi tetapi recovery ekonomi kita juga dorong,” harapnya.

Sedang Bamsoet menyampaikan, Presiden telah memutuskan untuk memberikan gratis biaya pelayanan vaksin bagi masyarakat. ”Negara mengikuti dan mematuhi pembukaan konstitusi kita bahwa kesehatan dan keselamatan warga negara itu adalah tanggung jawab negara,” tegasnya.

Adapun target Juni 2021, sebanyak 70 persen dari 270 juta rakyat Indonesia divaksin. Pandemi COVID-19, diakuinya berdampak hebat pada perekonomi Indonesia. Hanya beberapa sektor saja yang tumbuh, seperti pertanian. ”Itu juga menjelaskan mengapa Sulsel ini tetap baik ekonominya, karena ditopang sektor pertanian di sini sebagai lumbung pertanian, dan padi Sulsel diuntungkan,” pungkasnya. ***

Komentar

News Feed