oleh

Bakar Fasilitas Masjid di Pasangkayu, Pelaku Tertangkap di Polman

PASANGKAYU – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pasangkayu, membekuk pelaku pembakaran lemari berisi perlengkapan salat di dua masjid di Kabupaten Pasangkayu.

Kapolres Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto mengatakan, pelaku melakukan aksinya Kamis 9 Desember 2021 di dua tempat berbeda. Pertama, Masjid Nurul Al Falah di Dusun Lameambo Kecamatan Lariang. Kedua, di Masjid Al Ikhlas Samonu di Dusun Taipa Kecamatan Baras.

“Motif pelaku bernama Rudi itu karena pemahaman pelaku bahwa perempuan itu dilarang salat di masjid. Apa bila pelaku melihat perempuan salat di Masjid, pelaku akan membakar fasilitas masjid yang ada,” kata AKBP Didik, dalam press rilisnya.

Kasat Reskrim Polres Pasangkayu Iptu Ronald H. Suhartawan Hadipura menyebutkan, pelaku pembakaran lemari masjid ditangkap di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Pelaku rencananya bakal menjalani serangkaian tes psikologi untuk memastikan apakah pelaku mengalami gangguan kejiwaan atau tidak. Pemeriksaan atau tes kejiwaan itu akan dilakukan di RS Madani, di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Pelaku sengaja membawa korek api tanpa membawa bahan bakar bensin. Sebab olah TKP tidak ada bau bensin. Saat dicek hanya mengunakan korek api. Kejadian di masjid pertama lumayan besar apinya dan masjid yang kedua api tidak terlalu besar,” jelasnya.

Iptu Ronald mengimbau, agar masyarakat tidak resah terhadap kasus ini. Ia juga meminta kepada pihak-pihak untuk tidak mempolitisir kejadian tersebut. “Jangan mudah menerima informasi bahwa yang membakar fasilitas masjid itu non muslim,” tandasnya. (ajs)

Komentar

News Feed