oleh

Aqua Fest Mamuju 2020, Event Perdana Wadahi Peminat Aquascape

MAMUJU – Pameran Seni Aquascape kini bergulir di Matos Mamuju. Terjadwal sampai 15 November mendatang.

Aquascape atau seni mengatur tanaman, air, batu, karang, kayu, dan yang lainnya dalam media kaca atau akrilik, berbentuk serupa akuarium, dan kini sudah merambah ke Sulbar.

Aqua Fest Mamuju 2020, Event Perdana Wadahi Peminat Aquascape

Pameran tersebut diharap menambah referensi bagi para penggemar atau siapapun yang baru menjajaki hobi mempercantik tampilan akuarium.

Apalagi agenda yang dikemas dengan tema Aqua Feat Mamuju 2020 ini, merupakan pameran pertama di provinsi ke-33.

Kepala Karantina Ikan Mamuju, A. Rohman mengapresiasi kegiatan yang mendukung siapapun dalam mensosialisasikan terkait budidaya perikanan tangkap. Termasuk Balai Karantina Ikan yang merasakan manfaat dari kegiatan itu untuk mensosialisasikan potensi perikanan serta perlintasan perikanan masuk-keluar daerah Sulbar.

Pihaknya berkomitmen merangkul komunitas Aquascape di Mamuju. Namun ia berpesan, untuk kegiatan berikutnya lebih banyak lagi yang terlibat.

“Ini kan baru pertama kali dan lumayan bagus namun perlu ditingkatkan. Sebaiknya kedepan agar lebih banyak lagi pihak yang terlibat, stakeholder, seperti Pemda se-Sulbar termasuk lembaga vertikal lainnya,” harapnya.

Kasubag Sarana dan Prasarana Budidaya Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mamuju, Rahmat Arsan mengapresiasi munculnya Aquascape. Dia tak menyangka tingginya respon masyarakat menyaksikan pameran ini.

Sebenarnya, kata Rahmat DKP Mamuju memiliki program budidaya ikan hias. Kedepan program itu dapat dikerjasamakan dengan komunitas Aquascape di Mamuju.
“Kita juga akan membantu komunitas ini dalam mengembangkan serta melakukan pembinaan agar komunitas semakin berkembang. termasuk dalam hal membantu penyediaan ikan hias,” tuturnya.

Ketua Panitia Aqua Fest Mamuju 2020, Asrul Alkautsar mengatakan Aqua Fest tersebut akan dilaksanakan selama lima hari, dari 11 sampai 15 bulan ini, di Atrium Maleo Town Square, Mamuju.

“Secara umum, masyarakat masih awam mengetahui mengenai seperti apa Aquascape, sehingga melalui pameran ini kita mau perkenalkan ke masyarakat Sulbar, Mamuju khusunya,” kata Asrul saat dikonfirmasi, Kamis.

Pihaknya juga, menilai seluruh komunitas yang ada di Mamuju sangat antusias dalam mengikuti festival tersebut, lantaran pameran ini adalah yang pertama di Sulbar, meski di tengah pandemi covid-19.

“Kami melibatkan seperti komunitas utama dari Aquascape Manakarra, betta anakarra, cupang, guppi, dan komunitas river Mamuju yang menggunakan air laut, serta komunitas Hidroponik Mamuju, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, untuk para pengunjung,” ujarnya.

Tidak kalah pentingnya even yang gagas oleh Komunitas Aquascape Mamuju, turut melaksanakan berbagai acara yang dikemas dalam bentuk talk show dengan menghadirkan guest star.

“Kesempatan ini juga kami mengundang guest star dari Jakarta, yaitu Dino dari Aqua air Indonesia yang membahas secara dasar aquascaping, dan kami juga melibatkan dari Makassar yaitu Rheinhard yang membahas mengenai kimia air, untuk mengisi Talk show nantinya termasuk dari Yayasan Karampuang,” jelasnya. (imr/rul)

Komentar

News Feed