oleh

Aplikasi BPOM Mobile untuk Lindungi Konsumen

MAMUJU–Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Mamuju, meluncurkan aplikasi BPOM Mobile untuk mengetahui informasi produk sebelum berbelanja.

Kepala BPOM di Mamuju, Netty Nurmuliawaty mengatakan, aplikasi mobile itu dirancang seiring meningkatnya temuan produk tanpa izin edar dan masih ditemukannya produk kedaluarsa di pasaran. “Sistemnya menggunakan barcode. Jadi hanya produk yang memiliki barcode dari BPOM RI yang bisa dicek. Bisa mendeteksi tanggal kadaluarsa, nomor izin edar, kemasan dan label produk,” kata Netty, dalam peluncuran aplikasi tersebut di Mall Matos Mamuju, Senin 16 September.

Program Ayo Cek Klik, lanjutnya, merupakan program nasional sebagai implementasi Memorandum of Understanding (MoU) BPOM RI dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) sebagai bentuk pengawasan obat dan makanan.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Sulbar, Nurdiana Badu mengatakan aplikasi BPOM Mobile merupakan salah satu kompenen perlindungan konsumen. “Setiap konsumen berhak mendapatkan keamanan, keselamatan dan kenyamanan dalam menggunakan produk. Saya rasa aplikasi ini sangat membantu konsumen,” tandas Nurdiana. (m5/jsm)

Komentar

News Feed