oleh

Angka Kekerasan Anak di Pasangkayu Masih Tinggi

PASANGKAYU – Dari tahun 2019 sampai 2021, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pasangkayu terbilang masih tinggi.

Kasus tertinggi berada di Kecamatan Pasangkayu yakni sebanyak 46 kasus dalam tiga tahun terakhir.

Wakil Bupati Pasangkayu, Herny Agus mengatakan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sering terjadi, namun tidak sampai berproses di ranah hukum.

“Jika ini tidak diantisipasi dan ditangani dengan baik akan mengganggu pemenuhan hak-hak perempuan dan anak. Seperti hak untuk hidup, hak untuk mendapatkan perlindungan serta hak untuk bersosialisasi dengan lingkungannya,” kata Herny Agus, saat membuka sosialisasi yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPKB3A), di ruang pola Kantor Bupati Pasangkayu, Rabu (22/9/2021).

Dengan melihat jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, lanjutnya, maka perlu dibangun kerjasama antara stakeholder terkait dalam memberikan penyuluhan hukum dan sosialisasi. Harus ditingkatkan agar tidak lagi ada perempuan dan anak-anak menjadi korban.

“Sangat memprihatikan, apalagi pernah terjadi perdagangan anak dibawah umur. Sehingga kerjasama semua pihak terkait harus digenjot. Saya berharap, dengan sosialisasi ini apalagi pesertanya lebih banyak perempuan, itu bisa menyampaikan kepada perempuan-perempuan lain yang belum sempat hadir, agar mereka juga paham,” pungkasnya. (asp/jsm)

Komentar

News Feed