oleh

Anggaran Pendampingan Psikososial Anak, ChildFund International Salurkan Uang Tunai

MAMUJU – Para relawan masih terus melakukan pendampingan psikososial anak penyintas gempa bumi di titik-titik pengungsian.

ChildFund International mendukung para relawan lokal dengan melakukan transfer dana pada lembaga-lembaga lokal yang melakukan pendapingan psikososial anak. Salah satu lembaga yang dimaksud adalah, mcinema.id.

Melalui rekening mcinema.id, ChildFund International mentransfer sejumlah uang untuk pendampingan anak di empat titik. Masing-masing Desa Tadui, Bambu dan Tamasapi Kecamatan Mamuju dan Desa Patti’di Kecamatan Simboro.

Fasilitator psikososial anak yang bertugas di Desa Tadui, Salim mengatakan, setiap hari, anak-anak mendapat terapi bermain yang berbeda-beda.

Setiap permainan punya manfaat yang berbeda. Ada permainan yang mengajak anak-anak untuk mengenali jati dirinya, melatih keseimbangan ataupun melatih kerjasama.

Selama kegiatan berjalan, anak-anak selalu diingatkan menerapkan protokol kesehatan. “Setelah enam hari kegiatan berjalan, mulai nampak perubahan perilaku anak-anak kearah yang lebih positif,” kata Salim, Minggu 14 Februari.

Fasilitator yang melakukan pendampingan di Desa Bambu, Sadriana mengungkapkan, rentan usia anak-anak yang mengikuti kegiatan yakni usia tiga sampai 12 tahun.

“Meskipun terkadang susah mengatur anak-anak, tapi itu tantangan dan pengalaman tersendiri untuk kami,” ungkap Sadriana.

Sementara fasilitator Desa Patti’di, Faika mengaku tidak menyangka melihat antusias anak-anak di sekitar pengungsian. Awalnya peserta di target 30 anak ternyata membludak hingga 90 anak.
“Jumlah kehadiran setiap harinya berubah-ubah. Kami tidak pernah menolak jika di lokasi ada anak-anak yang ingin bergabung,” jelas Faika.

Keseluruhan fasilitator lokal yang dilibatkan sebanyak 20 orang. Sebelum ke lapangan, para fasilitator mengikuti pelatihan pendampingan psikososial anak dari Indonesia Bhadra Utama (IBU) Foundation.
“Kegiatannya mulai Senin 8 Februari. Berlangsung selama sepekan,” sebut Manager mcinema.Id, Bathola Syamsuddin.

Para ibu yang anaknya ikut pendampingan psikososial, bekerja sebagai penyedia konsumsi.
“Daripada beli di luar, lebih baik pakai ibu-ibu di lokasi pengungsian untuk menyediakan konsumsi, agar mereka juga mendapatkan sedikit penghasilan,” ungkap Bathola. (m5/jsm)

Komentar

News Feed