oleh

Anggaran Dampak Pandemi 2021 Sudah Disiapkan

MAMASA–Tak bisa dipungkiri COVID-19 menyerang semua sektor. Utamanya sektor ekonomi yang ingin segera dipulihkan. Karena itu, Pemkab Mamasa segera menyiapkan anggaran pemulihan bagi dunia usaha.

“Anggaran ini, nantinya akan digunakan penanganan dampak ekonomi akibat pandemi COVID-19. Utamanya, untuk menjaga dunia usaha pada masing-masing daerah,” jelas Bupati Mamasa, Ramlan Badawi dalam sidang paripurna penetapan APBD (Anggaran Pendaapatan dan Belanja Daerah) tahun 2021, Senin 23 November.

Menurut Badawi, anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 10 Miliar itu, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 64 Tahun 2020 Pasal 5 ayat 1 yakni penyusunan APBD dengan memperioriataskan tiga hal. Pertama, untuk penanganan kesehatan, kedua penanganan dampak ekonomi, dan terakhir penyedia dana jaring pengaman sosial.

Salah seorang anggota DPRD Mamasa, Yohanis Katatong, meminta supaya anggaran penanganan COVID-19 yang ditetapkan pada APBD tahun 2021 penggunaannya diprioritaskan pada penanggulangan ekonomi akibat dampak korona.

Yohanis juga menjelaskan kalau anggaran COVID-19 tahun 2021 terdapat tiga item kegiatan yang dianggarkan. “Baik untuk pencegahan, penanggulangan dan dana jaring pengaman sosial,” ungkap legislator PDIP itu.

Ia, berharap agar anggaran COVID-19 dapat diberikan pada penganggaran penanggulangan ekonomi akibat dampak pandemi korona. Anggaran yang diperuntukkan penanganan COVID-19 di Mamasa, cukup besar. Sekitar Rp 10 miliar lebih. ***

Komentar

News Feed