oleh

Aksi Pungli Resahkan Pedagang Pasar, Disperindag Janji Melakukan Penertiban

-Mateng-1.820 views

TOPOYO – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Mamuju Tengah (Mateng), kecolongan dengan adanya aksi pungutan liar (Pungli) di pasar.

Itu diketahui setelah meluasnya kabar terkait aksi Pungli di media sosial yang disebar salah satu pedagang pasar baru Karossa, Kecamatan Karossa.

Aksi Pungli Resahkan Pedagang Pasar, Disperindag Janji Melakukan Penertiban

Informasi yang diterima menyebutkan, para pedagang merasa tertekan dengan retribusi pasar senilai Rp 5 ribu. Sementara yang tertera di karcis resmi dari Disperindag hanya Rp 2 ribu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disperindag Mateng, Bahri Hamzah mengatakan pihaknya segera melakukan monitoring di pasar tersebut, untuk mengetahui kejelasan informasi yang telah beredar luas.

“Iya, kami juga sudah melihat postingan itu dan dalam waktu dekat ini, kami akan turun untuk memantau,” ungkap Bahri, di kantornya, Senin 15 Februari.

Retribusi itu diberlakukan bagi pedagang di pasar, kata dia senilai Rp 2 ribu.

Menurutnya, jika lebih dari nomial tersebut, berarti ada indikasi permainan dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ia mengaku, belum tau pasti apakah hal itu atas dasar perintah kepala pasar atau inisiatif oknum kolektor pasar itu sendiri.

Jika dugaan Pungli tersebut benar adanya, maka pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi tegas. Pemberhentian.

Bahri melanjutkan, saat ini pihaknya memang melakukan optimalisasi pendapatan di sektor retribusi untuk menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun ia juga menekankan, realisasinya tetap harus sesuai regulasi dan peraturan yang berlaku.

Ia juga mengimbau kepada para pedagang pasar di Mateng, jika mendapati hal serupa, segera laporkan kepada pihak terkait. Bahri menjamin, setiap keluhan akan ditindaklanjuti.

“Kita juga ingin meminimalisir praktek-praktek nakal di lingkup pasar sehingga para pedagang juga merasa nyaman berjualan,” tegas Bahri. (m6/rul)

Komentar

News Feed