oleh

Akibat Longsor, Warga Transmigrasi Marano Masih Terisolasi

MAMUJU — Dinas Transmigrasi Sulbar telah melakukan pendataan terhadap rumah rusak akibat longsor di Marano UPT Sinyonyoi Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Terdata, ada delapan rumah rusak berat dan enam rumah rusak ringan. Rencananya, Sabtu 4 September 2021, tim dari Dinas Transmigrasi Sulbar akan menuju ke lokasi bencana untuk membawa bantuan sembako.

“Tidak ada korban jiwa, namun akses jalan desa terputus,” kata Kepala Dinas Transmigrasi Sulbar Ibrahim, Jumat 3 September 2021.

Ibrahim menyebutkan, pihaknya akan melakukan pengecekan lokasi dan perencanaan relokasi dengan mengambil titik koordinat. “Setelah itu, langkah selanjutnya adalah perbaikan rumah warga dan jalan,” ungkap Ibrahim.

Sebelumnya, kata Ibrahim, Marano merupakan kawasan transmigran yang diresmikan 2016 lalu, dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 50. (rez/ham)

Berikut Data Warga Terdampak Longsor di Marano

Rusak Berat :
1. Wayan Simen, No. Rumah 31
2. Dede atau Deni Supriadi, No Rumah 28
3. Herliman, No. Rumah 26
4. Marano, No. Rumah 40
5. Ansar, No. Rumah 32
6. Isran atau Madi Permana, No. Rumah 16
7. Nawir, No. Rumah 20
8. Rustam, No. Rumah 21

Rusak Sedang-Ringan :
1. Gelgel Arjana, No. Rumah 37
2. Gede Supada, No. Rumah 30
3. Hamsa Rianto, No. Rumah 47
4. Aldi, No. Rumah 46
5. Farmin Mira, No. Rumah 48
6. Robianto, No. Rumah 35

Komentar

News Feed