oleh

Absen Upacara 1 Juni, TPP dan Gaji 13 Tidak Dibayar

MAMUJU–Meskipun Sabtu 1 Juni, hari libur berkantor, namun Pemprov Sulbar tetap mengagendakan upacara Hari Lahir Pancasila. Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak hadir maka TTP (Tambahan Penghasilan Pegawai) tidak dibayarkan.

Wakil Gubernur Sulbar Enny Angaraeni Anwar menjelaskan, cuti bersama bagi ASN adalah tanggal 3,4, dan 7 Juni. Kemudian ditambah hari libur Idul Fitri hingga 9 Juni. Namun khusus, 1 Juni tetap hadir untuk mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila.
“Jadi diharapkan pada 1 Juni kita hadir untuk memperingati hari lahir Pancasila,” ujar Enny saat acara buka puasa persama di Rujab Wagub Sulbar, Kamis 30 Mei.

Dia pun berpesan, untuk 10 Juni, akan melakukann sidak guna memastikan kehadiran ASN,”tidak perlu memeperpanjang libur,” ungkapnya.

Terpisah,Sekprov Sulbar Muhammad Idris, saat melakukan sidak (inspeksi mendadak) disejumlah OPD (Oraginasasi Perangkat Daerah) lingkup Pemprov Sulbar, Jumat 31 Mei, kepada ASN yang absen upacara Hari Lahir Pancasila, 1 Juni bakal diberikan teguran lisan dan terancam TPP per Mei 2019 tidak dibayarkan, termasuk Gaji ke 13.

Dijelas, pertama pasti teguran (lisan). Yang kedua implikasinya terkait TPP. Kita tidak akan memberikan TPP selama satu bulan (Mei 2019,red). Dan, ketika TPP tidak diberikan maka akan berimplikasi juga pada gaji ke 13.

Begitupun pada 10 Juni, hari pertama masuk kerja usai libur lebaran, ASN yang menambah hari libur bakal mendapatkan hukuman lebih berat.

“Pemprov kembali berkantor 10 Juni. Kalau tidak hadir 1 Juni tidak hadir juga 10 Juni itu hukumnanya akan lebih berat lagi. Kalau ini teguran tertulis. Kalau sudah tertulis itu toprekor ASN itu sudah cacat. Dan karirnya itu akan menjadi bermasalah,” tegas Idris. (imr)

Komentar

News Feed