oleh

8.300 Perusahaan Daftar Vaksin Gotong Royong

JAKARTA – Hingga saat ini sebanyak 8.300 perusahaan yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah mendaftar untuk program Vaksin Gotong Royong. Vaksin mandiri ini diberikan oleh perusahaan swasta kepada karyawan atau buruh secara gratis.

“Sekitar 8.300 perusahaan. Ini sementara distop dulu. Saat ini, kami agi evaluasi bersama pemerintah,” kata Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Internasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Widjaja Kamdani di Jakarta, Sabtu (6/3).

Shinta menyebut masih terdapat perusahaan lain yang mengantre mendaftar program Vaksin Gotong Royong ini. Dari 8.300 perusahaan yang berpartisipasi tersebut, akan memberikan vaksin secara gratis kepada sekitar 6,9 juta karyawan atau buruh bersama anggota keluarganya.

Seperti diketahui, pekan lalu Kementerian Kesehatan menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19. Salah satunya mengatur tentang Program Vaksin Gotong Royong atau vaksin mandiri yang dilakukan oleh perusahaan swasta kepada karyawan dan buruh.

Dalam permenkes itu disebutkan Vaksin Gotong Royong dilakukan oleh pihak swasta tanpa menggunakan vaksin program pemerintah, fasilitas kesehatan, dan tenaga kesehatan milik pemerintah. Tujuannya agar tidak mengganggu program vaksinasi nasional.

“Saat ini Kadin bersama PT Biofarma dan pemerintah sedang melakukan pembahasan teknis untuk pelaksanaan program Vaksin Gotong Royong,” paparnya.

Dikatakan, pada dasarnya perusahaan swasta siap menjalankan program Vaksin Gotong Royong. Namun masih harus menunggu kepastian ketersediaan vaksin yang akan diimpor oleh Biofarma.(rh/fin)

Komentar

News Feed