oleh

50 Personel Satpol PP Razia Ternak

MAMUJU – Untuk kesekian kalinya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Mamuju melakukan penertiban sapi yang berkeliaran di Kecamatan Mamuju dan Simboro, Rabu 17 Maret 2021.

Sebanyak 50 personil diturunkan dan berhasil menangkap seekor kambing.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, sapi atau hewan ternak lainnya yang berhasil dirazia di tambatkan di kawasan Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP)Mamuju.

“Rencananya, razia akan dilanjutkan malam ini (malam tadi, red),” kata Sekretaris Dinas Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar), Muhlis.

Untuk penertiban malam hari, Muhlis mengaku hanya akan menurunkan 30 personil Satpol-PP, ia berharap penertiban bisa lebih optimal dari sebelumnya.

“Kami juga berharap pihak kecamatan dan kelurahan memberikan edukasi kepada pemilik ternak agar secara mandiri melakukan penertiban terhadap hewan ternaknya,” ungkap Muhlis.

Menurut Muhlis, Peraturan Bupati (Perbup) Mamuju Nomor 34 tahun 2018 tentang penertiban hewan ternak, menetapkan spesifikasi beban biaya bagi pemilik ternak.
Untuk ternak besar biaya penangkapan sebesar Rp 150 ribu, biaya pemeliharaan Rp 450 ribu. Ternak kecil biaya penangkapan Rp 75 ribu dan biaya pemeliharaan Rp 275 ribu.

“Itu sudah masuk biaya pakan, operasional, kesehatan, tebusan, operasional dan administrasi,” tutup Muhlis. (rez/jsm)

Komentar

News Feed