oleh

3M Cara Efektif Tekan Penularan Covid-19

SIMBORO – Kedisiplinan menerapkan 3M, yakni, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak merupakan langkah efektif mencegah penyebaran covid-19.

Begitu penekanan Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Mayjen (Purn) TNI Dody Usodo, Senin 16 November, dalam apel siaga bencana sekaligus kampanye penggunaan masker yang dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar di Lapangan Korem 142 Tatag, di Mamuju.

Delapan bulan terakhir kata dia, trend Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Selama vaksin belum ditemukan, penerapan protokol kesehatan merupakan cara yang paling ampuh dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

Hanya saja, tingkat kepatuhan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dinilai masih belum optimal.

“Dalam forum ini, kami mengajak seluruh masyarakat Sulbar tetap patuh untuk menerapkan dan mempedomani 3M. Aparatur pemerintah mulai level pusat sampai daerah diharapkan dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar disiplin dan patuh sehingga tercipta kedisiplinan individu dan kelompok,” ucap Dody Usodo.

Pandemi berpengaruh pada kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat. Karenanya, kedisiplinan penggunaan masker merupakan kunci agar masyarakat dapat produktif dalam menjalankan perekonomian yang aman dari covid-19.

3M Cara Efektif Tekan Penularan Covid-19
Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Mayjen (Purn) TNI Dody Usodo didampingi Wagub Sulbar Enny Anggraeni Anwar mengecek kesiapan peralatan.

Untuk itu, pemerintah mendorong seluruh pihak agar bersama menegakkan kedisiplinan penggunaan masker.

“Semoga acara ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan masker diseluruh aktifitas kehidupan untuk mengurangi risiko penularan covid 19 dan tetap produktif,” tegas Dody Usodo.

Kegiatan dihadiri Wakil Gubernur Sulbar Hj. Enny Anggraeni Anwar, Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi, Kepala BPBD Sulbar Darno Madjid dan jajaran, serta pihak Forkopimda Sulbar.

Wagub Sulbar mengaku akan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan penanggulangan bencana di Sulbar, dengan cara pengintegrasian penanggulangan bencana sebagai prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah serta menyiapkan dukungan anggaran yang memadai secara cepat, tepat dan bertanggung jawab.

Selain itu, meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan. Pengelolaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan aset BNPB yang dihibahkan kepada Sulbar. Meningkatkan kualitas data informasi dan pelaporan kejadian bencana di Sulbar.

“Kita juga akan melaksanakan pembentukan dan pengembangan desa tangguh untuk membangun kemandirian masyarakat dalam penanggulangan bencana,” ujarnya.

Enny juga berterimakasih kepada pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan dan atas kesungguhan serta kerja keras dalam pengabdiannya demi kemanusiaan, sehingga semakin dikenal oleh masyarakat.

Sementara Kepala BPBD Sulbar, Darno Madjid menerangkan, personel yang mengikuti apel siaga, kemarin, mencapai 150 orang.

Mereka terdiri dari beberapa instansi, yakni, jajaran TNI, Polri, Brimob, BPBD, Basarnas, Lanal, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PMI, FKPPI, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Pemadam Kebakaran.

Sedangkan sarana peralatan pendukung tanggap darurat yang disediakan sebanyak 22 kendaraan dari berbagai macam model.

“Alhamdulillah, BPBD Sulbar saat ini telah melakukan tugas dan pengabdiannya dalam lingkup kegiatan kemanusiaan yang dalam pelaksanaannya selalu terpadu, berkesinambungan baik dari komponen pemerintah, masyarakat maupun dunia usaha,” sebut Darno.

Darno berharap, BPBD dan seluruh stakeholder yang tergabung dalam tim emergency selalu tampil terdepan dan diberi kemudahan dalam melaksanakan kegiatan kemanusiaan baik melalui kegiatan kesiapsiagaan tanggap darurat sampai rehabilitasi rekonstruksi paska bencana.

“Semakin banyak masyarakat yang siaga, maka semakin banyak nyawa yang terselamatkan dari bencana. Salam tangguh dan salam kemanusiaan,” tutupnya.

Pada kesempatan ini, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Kemenko PMK) menyalurkan masker sebanyak 23.600 pcs untuk dibagikan kemasyarakat Sulbar. Penyalurannya diberikan kepada perwakilan Duta Masker di Sulbar. (ian)

Komentar

News Feed