oleh

22.170 UKM Diusulkan dapat BPUM

MAMASA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) mengusulkan 22.170 usaha kecil menengah di Bumi Kondosapata mendapatkan Program Bantuan Produktif Usaha Kecil Menengah (BPUM).

Pengusulan program BPUM dari Presiden RI ini telah masuk pada tahap kedua. Bantuan BPUM tentunya diberikan kepada para pengusaha yang diketahui terdampak pandemi Covid-19 sebesar Rp2,4 juta.

Salah satu syarat untuk dapat diajukan sebagai penerima BPUM yakni masyarakat yang memiliki usaha. Sementara bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh diusulkan mendapatkan BPUM. Termasuk pengusaha yang memiliki kredi di bank apalagi statusnya macet.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Koperindag Mamasa Ludiah mengatakan pihaknya telah melakukan penginputan untuk para pengusaha yang diusulkan dalam tahap kedua.

“Dimana ada tambahan penerima untuk tahap kedua ini sudah diusulkan. Mudah mudaha usulan kita diakomudir untuk membantu UKM ditengah pandemi Covid-19,” terang Ludiah.

Lanjutnya, dimana batas waktu untuk pemasukan berkas bagi para pengusaha yang terdampak pandemi Covid-19 hingga 10 November.

“Jadi kami sudah beberapa hari ini lakukan penginputan dan akan berakhir 10 November nanti,” tambahnya.

Ludiah menyebutkan ada dua yang kategori yang tidak akan mendapatkan bantuan BPUM yang diverifikasi BRI.

“Yaitu pengusa yang telah mengambil kredit dan juga pengusaha namun tergolong kategori sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Meskipun namanya telah keluar dari Kementrian sebagai penerima BPUM tapi saat pencairan ditolak,” jelas Ludiah.

Kabid Koperasi ini menambahkan berdasarkan data tahap pertama sebanyak 12 juta kuota pengusulan seluruh Indonesia. Saat ini ada tambahan sebanyak 3 juta kuota, sehingga total 15 juta kuota seluruh Indonesia.

“Namun, tidak ada batasan kuota yang jelas yang diberikan. Sehingga kita berlomba-lomba saja untuk mengusulkan masuk, karena yang verifikasi itu ada di pusat,” tambahnya.

Untuk itu, bagi pengusaha yang telah mengusulkan, dapat melihat namanya apakah terdaftar sebagai penerimah melalui link BRI.

Gelombang pertama pihaknya telah mengusulkan calon penerima sebanyak 22.170 orang. Dimana sebanyak 3.121 orang pengusaha yang telah mencairkan bantuannya.

“Tapi masih terus bertambah penerima di BRI karena data lengkapnya ada disana (BRI),” tambahnya.

Ia menambahkan saat ini yang telah usulkan sebanyak 7 hingga 8 ribu pengusaha. “Kemungkinan masih bakal bertambah,” tambahnya. (r4/mkb)

Komentar

News Feed