oleh

2.228 Pelayan Publik Telah Divaksin

POLEWALI – Sebanyak 2.228 pelayan publik telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Polewali Mandar. Pelayan publik ini terdiri dari Aparat Sipil Negara (ASN) dan honorer Pemkab Polman, TNI-Polri, karyawan BPJS Kesehatan Polman, BNNK Polewali Mandar serta perwakilan jurnalis.

Pelaksanaan vaksinasi massal pelayan publik di Kabupaten Polman gelombang pertama ini berlangsung selama tiga hari mulai Senin 8 Maret hingga Rabu 10 Maret. Hari pertama Senin 8 Maret digelar di Gedung Gadis Polewali menyasar 553 orang ASN dan tenaga honorer telah menjalani vaksinasi.

Kemudian hari kedua, Selasa 9 Maret berlangsung di dua tempat yakni Gedung Gadis dan aula Polres Polman. Pelaksanaan vaksin di Gedung Gadis Polewali menyasar sebanyak 538 orang ASN dan honorer serta perwakilan jurnalis. Sedang pelaksanaan vaksinasi untuk anggota Polres Polman digelar di Aula Rupatama Mapolres sebanyak 189 orang. Sedangkan pelaksanaan vaksinasi hari ketiga Rabu 10 Maret dilaksanakan ditiga tempat yakni Gedung Gadis, Aula Mapolres Polman dan RS Angkatan Darat Polewali.

Data dari Dinkes Polman pelaksanan vaksinasi hari ketiga Rabu lalu, sebanyak 648 yang menjalani screening tetapi yang divaksin untuk pelayan publik sebanyak 549 orang ditambah 10 orang tenaga kesehatan untuk vaksin dosis kedua. Ada 99 orang pelayan publik dari Pemkab Polman yang tertunda pemberian vaksinnya. Sedangkan di Aula Mapolres Polman sebanyak 169 orang discreening tetapi yang divaksin hanya 141 orang anggota Polres Polman. Kemudian ada 28 orang ditunda pemberian vaksinnya.

Khusus di RS Angkatan Darat (AD) Polewali ada 287 anggota Kodim 1402 Polmas, Kiban B Yonif 721 Makkasau dan Minvetcad yang menjalani screening. Tetapi hanya 253 personil TNI yang diberikan vaksinasi ditambah 5 orang tenaga kesehatan (Nakes) RS AD Polewali. Ada 29 orang personil TNI di Polman yang ditunda pemberian vaksinasinya.

Kepala Dinas Kesehatan Polman Andi Suaib Nawawi menyebutkan dalam tiga hari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk gelombang pertama bagi pelayan publik menyasar 2.228 orang. Sementara untuk kelanjutan vaksinasi Covid-19 untuk gelombang kedua belum ditentukan jadwalnya karena keterbatasan vaksin.

“Kami akan jadwalkan ulang vaksinasi massal gelombang kedua untuk pelayan publik,” singkat Suaib Nawawi.

Pelaksanaan vaksinasi massal bagi pelayan publik di Kabupaten Polewali Mandar, Rabu 10 Maret lalu dipantau langsung Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar. Gubernur Sulbar menijau pelaksanaan vaksinasi bagi ASN dan Honorer Pemkab Polman di Gedung Gadis Polewali didampingi Wakil Bupati Polman M Natsir Rahmat. Ali Baal juga memantau vaksinasi bagi anggota Polres Polman di aula Mapolres dan personil TNI di RS AD Polewali.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar dalam kesempatan ini mengajak masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan vaksinasi korona ini. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk ikut divaksin agar dapat memutus mata rantai penyebaran korona di Sulbar.

“Saya meminta masyarakat tidak takut divaksin kemudian jangan percaya berita hoax dampak negatif dari vaksin. Vaksinasi ini merupakan jalan terbaik untuk mencegah dan menghentikan penyebaran korona,” ujar Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sulbar ini.

Ia memuji pelaksanaan vaksin Covid-19 bagi pelayan publik di Polewali Mandar berjalan lancar dan aman. Dalam kesempatan ini juga memberikan motivasi dan semangat bagi pelayan publik yang menjalani vaksinasi dan para tenaga medis yang bertugas. (mkb)

Komentar

News Feed