oleh

2.194 Tenaga Pendidik di Polman Telah Divaksin

POLEWALI- 2.194 tenaga pendidik mulai tingkatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMA di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), telah divaksin tahap pertama. Tenaga pengajar tersebut berasal dari Kecamatan Polewali, Matakali, Binuang dan Anreapi.

Pelaksanaan vaksinasi tenaga pendidik ini berlangsung dua hari yakni Kamis 18 Maret dan Jumat 19 Maret. Pada pelaksanaan vaksin Kamis lalu sebanyak 1.482 orang diskrening. Hanya 1.319 orang yang lolos mendapatkan vaksinasi, termasuk 20 tenaga kesehatan.

Kemudian Jumat 19 Maret, yang diskrening 1.027 orang dan lolos diberikan vaksin hanya 911 orang, termasuk 16 tenaga kesehatan. Sementara tenaga pengajar sebanyak 895 orang, dan tertunda ada 116 orang.

Selama dua hari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis pertama bagi tenaga pengajar menyasar sebanyak 2.194 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman Andi Suaib Nawawi mengatakan, pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga pengajar akan kembali berlanjut hari ini. Termasuk pemberian vaksinasi dosis kedua bagi pelayan publik ASN dan non ASN Pemkab Polman dimulai Senin 22 Maret 2021

Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga pengajar hari kedua Jumat lalu sudah mulai tertib dan teratur. Karena dibuatkan jadwal serta nomor antrean. Tidak seperti pada hari pertama vaksinasi tenaga pengajar pesertanya membludak sehingga sulit menerapkan protokol kesehatan.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Polman Andi Nursami Masdar mengungkapkan jumlah tenaga pendidik yang akan menjadi sasaran vaksinasi sekira 5.000 orang lebih. Ia berharap seluruh tenaga pengajar di Polman mulai tingkatan PAUD/TK hingga SLTA dapat mengikuti vaksinasi sehingga proses belajar tatap muka bisa kembali digelar.

“Harapan kami setelah seluruh tanaga pengajar menjalani vaksinasi, proses pembelajaran tatap muka bisa kembali digelar,” terang Andi Nursami Masdar.

Disdikbud Polman menargetkan pembukaan kembali sekolah atau pembelajaran tatap muka bisa dilakukan Juli mendatang. Apalagi daerah ini tidak lagi zona merah bahkan beberapa kecamatan sudah masuk zona kuning.

Pelaksanaan vaksinasi tenaga pendidik ini dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan kerumunan saat pelaksanaan vaksinasi. Baru empat kecamatan yang sudah selesai divaksin, kemudian pekan ini dilanjutkan ke kecamatan lainnya.

“Kami menunggu jadwal selanjutnya dari Dinas Kesehatan untuk pemberian vaksin bagi tenaga pengajar dari kecamatan lain. Karena empat kecamatan sudah selesai yakni Polewali, Matakali, Binuang dan Anreapi,” tandasnya. (mkb/ham)

Komentar

News Feed