oleh

176 Relawan Medis Bertahan di Mamuju

MAMUJU – Pasca gempa, sebanyak 919 orang relawan medis datang ke Mamuju. Terdiri atas 139 tim.

Selain melakukan pelayanan di tenda-tenda darurat pengungsi pinggir kota, mereka juga melakukan pelayanan pada delapan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di daerah yang terdampak bencana.

176 Relawan Medis Bertahan di Mamuju

“Ada dokter ahli, dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, Kesling (Kesehatan Lingkungan,red), fisioterapi, manajemen bencana dan lain sebagainya,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Mamuju, Burgan, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 16 Februari.

Sebagian besar relawan kesehatan pulang setelah masa tanggap darurat dinyatakan berakhir. Namun, lanjut Burgan, sebanyak 174 di antaranya, hingga saat ini masih memilih tinggal di Mamuju memberikan pelayanan kesehatan kepada para penyintas bencana.

“Mereka melakukan pelayanan di kecamatan yang paling parah terdampak bencana. Seperti Mamuju, Tapalang dan Tapalang Barat,” jelas Burgan.

Burgan menyampaikan terima kasih kepada para relawan yang telah membantu melakukan pelayanan kesehatan terhadap para penyintas.

“Mereka datang dari berbagai daerah, ada dari Jawa Tengah, Bengkulu, Sulsel, Sulteng dan banyak lagi daerah lainnya. Ini membuktikan bahwa solidaritas di Indonesia ini sangat kuat,” pungkas Burgan. (m5/jsm)

Komentar

News Feed