oleh

Pemkab Polman Fasilitasi Pemulangan Pengungsi

POLEWALI – Korban gempa bumi yang mengungsi di Stadion H.S Mengga Polewali Mandar (Polman) diantarkan pulang ke kampung halaman mereka setelah sepekan berada di Kabupaten Polman, Jumat 29 Januari 2021.

Pengungsi korban gempa bumi dari Kecamatan Tappalang dan Kecamatan Malunda tak terasa sudah sepekan mengungsi di stadion, merasa sudah cukup aman. Sehingga mereka pun meminta pulang.

Mereka pun dipulangkan dengan diantar oleh koordinator posko, Aswar Jasin, bersama Kepala Dishub Polman Akhsan Amrullah dan Kasatpol PP Aco Djalaluddin.

Setiap pengungsi diantar ke desa mereka bahkan hingga ke depan rumah mereka. Selain itu, para pengungsi ini juga dibekali dengan persediaan sembako untuk satu bulan dan juga diberikan beberapa perkakas pertukangan yang dimaksudkan agar mereka bisa membangun kembali rumah mereka.

Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar menyampaikan, hari ini merupakan pemulangan massal semua pengungsi yang ada di Stadion H.S Mengga. Selain karena mereka sudah meminta pulang karena merasa sudah aman, mereka juga harus berada di rumah mereka saat pendataan.

“Muda-mudahan tidak ada lagi gempa susulan dan kalaupun ada, pintu Polman selalu terbuka karena kita di Sulbar ini semua bersaudara jangan pernah berpikir malu kesini,” ujar Andi Ibrahim Masdar.

Koordinator posko Aswar Jasin menyampaikan, mereka tidak hanya diantar pulang tapi dikawal dan diberikan bantuan berupa tenda dan kebutuhan hidup selama satu bulan.

“Kita tidak sekedar memulangkan, tapi kita antar hingga ke Desa mereka dan kita berikan bekal untuk persedian sebulan dan kita juga berikan tenda serta alat pertukangan,” jelas Kadis PMD Polman tersebut.

Sementara salah satu pengungsi, Rohania, mengungkapkan jika ia dan pengungsi lainnya selama mengungsi di Satdion H.S Mengga, mereka mendapat perlakuan istimewa dari Pemkab Polman mulai dari sejak masuk mengungsi hingga pemulangan.

“Kami mendapat pelayanan terbaik selama mengungsi disini. Semua kebutuhan kami terpenuhi selama disini, bahkan pulang pun kami dibekali. Terimah kasih pak bupati dan jajarannya semoga Allah membalas kebaikan bapak semua,” tutur warga asal Desa Mekkatta, Majene.

Pemulangan pengungsi ini, Pemkab Polman menyiapkan 11 mobil. Dua diantaranya merupakan bus. Setiap pengungsi diantar hingga kedepan rumah mereka. Titik terahir yang diantara adalah pengungsi dari Desa Tampalang Kecamatan Tapalang, Kabupateb Mamuju. (arf/ham)

Komentar

News Feed