oleh

Pemuda Berjibaku Galang Bantuan Untuk Korban Gempa Mamuju dan Majene

PASANGKAYU — Bencana alam yang melanda Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, menggerakkan hati Pemuda Pasangkayu untuk menggalang bantuan.

Mereka tak berpangku tangan setelah dua kabupaten itu dilanda gempa dengan kekuatan 6,2 skala richter, dimana menghancurkan banyak rumah warga, fasilitas umum serta perkantoran. Maka dari itu, demi meringankan beban mereka yang terkena musibah, aliansi Pemuda Pasangkayu mendirikan Posko, menggalang bantuan di jalan trans Sulawesi di ibukota Vovasanggayu, Sabtu, 16 Januari.

Koordinator Aliansi Pemuda Pasangkayu, Nicshon Klau mengatakan, dari hari pertama dan kedua penggalangan bantuan, banyak yang memberikan sumbangan baik berupa uang maupun sembako.

Rencananya bantuan yang telah terkumpul, akan disalurkan ke desa-desa di sekitar kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju dan Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene.

” Kami bersama rombongan akan berangkat Senin sore (hari ini, red) ke Tapalang dan Malunda. Karena berdasarkan informasi yang kami terima dari teman – teman disana, belum tersentuh bantuan,” terang Nicshon Klau, Minggu, 17 Januari.

Lanjut Nicshon, sumbangan yang berbentuk uang itu dibelanjakan untuk membeli kebutuhan sembako dan perlengkapan bayi, seperti susu dan Pampers serta makanan bayi.

” Kami ucapkan terimakasih kepada semua yang telah mendonasikan rezekinya. Semua bantuan yang masuk akan kami bagikan langsung kepada korban gempa,” jelasnya.

Sementara Koordinator FPPI Pimkot Pasangkayu, Andi Tahmid mengatakan, seluruh kader Rakyat Kuasa di setiap kecamatan dan desa itu bergerak mencari sumbangan, untuk korban gempa di Mamuju dan Majene.

” Berdasarkan hasil koordinasi dengan kawan – kawan baik yang di kecamatan dan desa mereka telah bergerak dalam dua hari ini dan hasil yang mereka kumpulkan sangat lumayan dan insyaallah bisa meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah di Mamuju dan Majene,” terang Andi Tahmid.

Ia menambahkan, bantuan yang terkumpul itu akan dijemput dan diangkut kemudian diantar ke Mamuju dan Majene, Senin sore, 18 Januari. (asp/dan)

Komentar

News Feed