oleh

Masyarakat Mambi Sediakan Dapur Umum untuk Pengingsi

MAMASA — Ikut prihatin dengan kondisi Gempa Majene-Mamuju, masyarakat kelurahan Mambi bentuk dapur umum.

Gempa dengan magnitudo 6,2 skala richter berpusat di Majene yang terjadi dini hari tadi telah menimbulkan korban jiwa, membuat ribuan orang mengungsi, serta meruntuhkan sejumlah gedung dan pemukiman warga baik di Kabupaten Majene maupun di Kabupaten Mamuju.

Duka yang dialami warga Majene dan Mamuju ikut dirasakan oleh warga Kabupaten Mamasa, bahkan sempat membuat seluruh masyarakat panik. Untungnya, belum ada korban jiwa maupun data kerusakan bangunan akibat gempa bumi tersebut.

Namun sebagai bentuk keprihatinan tersebut, masyarakat kecamatan Mambi menyediakan posko sebagai dapur umum. Pasalnya sejak kemarin jalur jalan poros Mamuju-Mamasa ramai dilalui masyarakat yang sementara mengungsi menuju Kabupaten Polewali Mandar yang sedang melalui jalan poros Mamuju-Mamasa.

Selain dapur umum yang disediakan, terdapat pula para petugas medis yang memberikan pelayanan kesehatan bagi para mengungsi yang kesakitan dan ingin mendapatkan pelayanan kesehatan.

Aris salah satu masyarakat kecamatan Mambi menyampaikan jika melihat kejadian yang terjadi yang melanda Kabupaten Majene-Mamuju. “Kami masyarakat kelurahan Mambi membuat Dapur umum, sebagai sarana tempat singgah bagi para pengungsi,”

Lanjut Aris jika ini murni bentuk keprihatinan masyarakat Kelurahan Mambi. “Dan sampai saat ini belum ada bantuan bahan makanan bagi pemerintah,”

Ia berharap juga agar masyarakat dan pemerintah saling bahu-membahu membantu para pengungsi sebagai dalam hal penyediaan bahan makanan. “Karena yang penting sekarang banyak para pengungsi yang kelaparan,”

Sementara Kapolsek Kecamatan Mambi Ipda Drones Ma’dika menyampaikan jika saat ini pihaknya saling bahu-membahu bersama TNI-Polri dan masyarakat dalam membantu para pengunsi yang melintas. “Apalagi, jalur jalan porors Mambi yakni Mamuju-Mamasa dan Mamasa-Polman sebagai jalur alternatif, mengingat jalan poros Mamuju-Majene belum dapat diakses,”

Lanjut Drones, sehingga TNI-Polri bersama masyarakat membantu para pengunsi untuk memberikan pengarahan agar para pengunsi yang melintas dapat singgah untuk istirahat. “Karena masyarakat sudah sediakan makanannya,”

Selain itu, iapun membantu dalam hal mengamankan jalur lalulintas serta mengingatkan para pelintas untuk sedianya dapat istirahat. “Apalagi perjalanan masih panjang,”

Sementara, salah satu pengungsi merasa bersyukur dengan adanya dapur umum yang ada di Kecamatan Mambi. “Karena hampir para tokoh yang ada di Mamuju semuanya mengungsi,”

Ia menambahkan, karena tidak ada bahan makanan yang tersedia. “Karena kita semua kelaparan, banyangkan kalau baru hari ini ketemu dengan nasi,”tambahnya. (r4/)

Komentar

News Feed