oleh

11 Tahun Dikejar, Kejati Sulbar Tangkap Terpidana di Depok

MAMUJU — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar kembali meringkus terpidana Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) BPD Sulselbar Cabang Pasangkayu senilai Rp 41 miliar, Merry Yasti Tangkepadang.

Merry ditangkap di Depok, Jawa Barat. Ia merupakan terpidana yang buron selama 11 tahun. Penangkapan tersebut berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulbar Johny Manurung, pada 22 Februari 2021.

11 Tahun Dikejar, Kejati Sulbar Tangkap Terpidana di Depok

“Jumat 9 April, sekira pukul 21.30 WITA, tim Kejati Sulbar berangkat ke kota Depok, tepatnya di Kecamatan Cisalak. Selanjutnya tim bergerak masuk ke dalam rumah terpidana. Tepat pukul 21.30 WIB, tim berhasil membekuk dan menangkap terpidana dalam rumahnya,” kata Kasi Penkum Kejati Sulbar Amiruddin.

Terpidana Merry, lanjut Amiriddin, sudah lama dicari dan diburu Kejati Sulbar, sejak Maret 2010. Namun selalu berhasil meloloskan diri, mulai dari Mamuju, hingga Kota Palu. Terpidana selalu melarikan diri hingga ke Kecamatan Doda Kabupaten Poso. Namun, saat ini tim Kejati Sulbar berhasil membekuk terpidana di Kota Depok Jawa Barat.

Seperti diketahui, Merry merupakan terpidana kasus korupsi Dana Kredit Modal Kerja (KMK) pada Bank BPD Sulselbar Cabang Pasangkayu yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 41 miliar.

Berdasarkan putusan MA Nomor 1556.K/Pidsus/2010 Tanggl 4 Oktober 2011, Merry dijatuhi hukuman penjara selama empat tahun dan denda Rp 200 juta subsidiair tiga bulan penjara dan uang pengganti Rp 150 juta subsidiair satu bulan penjara karena terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penangkapan buronan merupakan pelaksanaan arah kebijakan dari Bapak Jaksa Agung RI, Burhanuddin dan didelegasikan oleh Kajati Sulbar. Setelah ditangkap, yang bersangkutan dibawa ke Kejari Depok untuk eksekusi badannya ke Rutan Depok mengingat kondisi DPO sedang dalam hamil sembilan bulan. (ade)

Komentar

News Feed