oleh

1 Pegawai Terpapar Covid-19, PKM Pangale Ditutup

RADARSULBAR.CO.ID, TOPOYO – Satu orang pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Pangale terkonfirmasi positif covid-19. Pegawai itu diduga tertular usai mengurus pencairan anggaran di BNI Topoyo.

Sebelumnya, yang bersangkutan menyambangi BNI Topoyo. Tidak lama setelah pimpinan bank tersebut meninggal dunia, yang belakangan baru diumumkan bahwa positif Covid-19.

1 Pegawai Terpapar Covid-19, PKM Pangale Ditutup

“Rentang waktunya tidak jauh dari meninggalnya pimpinan BNI Topoyo yang belakangan diketahui positif covid-19. Setelah diketahui ternyata almarhum meninggal karena covid-19, maka dua orang pegawai kami langsung diswab,” terang Kepala PKM Pangale Mateng, dr. Asrianti.

dr Asrianti menjelaskan, dua pegawai PKM Pangale yang berkunjung ke Kantor BNI Topoyo. Tapi setelah keduanya melakukan swab test, hanya satu orang yang positif. Yang bersangkutan pun langsung melaksanakan karantina di gedung karantina Salogatta Kecamatan Budong-budong, Mateng.

Setelah mengetahui itu, dr. Asrianti langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Mateng, untuk menutup sementara PKM. Kemudian melakukan tracking ke seluruh pegawai dan pengunjung yang sudah kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi itu. “Sebanyak 49 orang yang sudah diswab hari ini (kemarin,red),” tambahnya.

Pelayan terhadap masyarakat di PKM Pangale langsung dihentikan untuk waktu yang belum ditentukan. “Hal itu sebagai antisipasi memutus mata rantai covid-19,” ungkap dr. Asrianti. (dir)

Komentar

News Feed